Sarapan Sudah Tidak Begitu Penting Lagi

Kita sudah pernah mendengar bahwa sarapan merupakan makanan terpenting dalam satu hari. Namun benarkah demikian? Sepasang penelitian terbaru akan membuat anda meragukannya.

Sarapan telah diasosiasikan dengan berat badan lebih rendah dalam penelitian observasional, sejenis penelitian dimana peneliti mengobservasi individu atau mengukur hasil. Bagaimanapun, peneliti belum membuktikan adanya hubungan sebab akibat antara sarapan dan penurunan berat badan.

Dua penelitian yang diterbitkan baru-baru ini mengatakan bahwa sarapan tidak memainkan peran dalam penurunan berat badan. Penelitian tersebut mengagetkan banyak orang, karena selama ini semua orang percaya bahwa kita butuh sarapan untuk sehat dan menurunkan berat badan.

Meskipun ada penelitian ini, saya akan tetap mengatakan pada pasien-pasien saya untuk selalu sarapan setiap hari.

Hasil Penemuan

Mari kita telaah penelitian ini. Dalam penelitian pertama, peneliti dari University of Alabama at Birmingham mengamati kebiasaan makan dari sekitar 300 partisipan yang dibagi menjadi tiga grup secara acak. Satu grup mengkonsumsi sarapan, satu grup tidak mengkonsumsi sarapan, dan anggota grup ketiga tetap dengan pola makannya sehari-hari.

Kemudian peneliti menimbang partisipan setelah periode 16 minggu. Peneliti menemukan bahwa tidak ada perbedaan signifikan dalam penurunan berat badan antar grup.

Dalam penelitian kedua, yang dilaksanakan di University of Bath, peneliti secara acak membagi 33 subjek dengan berat badan normal kedalam kelompok mengkonsumsi sarapan dan tidak mengkonsumsi sarapan. Enam minggu setelahnya, kadar kolesterol subjek, basal metabolisme istirahat (resting metabolic rates) , dan kadar gula darah keseluruhan tidak berubah. Bahkan saat mereka mengkonsumsi makanan secara berlebihan selama seharian.

Penelitian memang menyimpulkan hal itu, namun orang yang tidak mengkonsumsi sarapan cenderung lemas dan kurang aktif di pagi hari. Orang yang tidak mengkonsumsi sarapan juga makan lebih sedikit di siang hari daripada orang yang sarapan, meskipun mereka juga lebih sedikit membakar kalori.

Diperlukan Penelitian Lebih Lanjut

Jadi, apa yang harus diperbuat dengan adanya penelitian ini? Berdasar penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa tidak akan terjadi peningkatan berat badan walaupun anda tidak mengkonsumsi sarapan. Ingatlah kembali nasehat lama, jika anda ingin menurunkan berat badan maka anda harus mengkonsumsi sarapan – Ini bukanlah masalah jika kita tidak mengkonsumsi sarapan. Bagi anda yang mencoba untuk menurunkan berat badan, sarapan memainkan peran penting mengontrol rasa lapar dan menjaga energi seharian.

Observasi lain saya terhadap studi ini adalah saat tanda biologis seperti kadar kolesterol tidak berubah, orang yang tidak mengkonsumsi sarapan membakar kalori lebih sedikit. Orang-orang yang mencoba untuk menurunkan berat badan harus meningkatkan metabolismenya. Berarti membakar kalori lebih sedikit karena tidak mengkonsumsi sarapan adalah berita buruk.

Pesan dari saya, jika anda senang dengan berat badan anda saat ini, anda dapat memilih untuk mengkonsumsi sarapan atau tidak. Untuk anda yang ingin menurunkan berat badan, saya merekomendasikan sarapan tinggi protein seperti omelet putih telur atau yogurt tanpa lemak. Makanan jenis ini mampu memberikan energi yang cukup untuk aktivitas di pagi hari dan menjauhkan kelaparan serta makan berlebihan di siang hari.

Artikel ini disadur dari artikel berjudul “Breakfast: Is It Still the Most Important Meal of the Day?” yang ditulis oleh Laura Jeffers, MEd, RD and LD dari Cleveland Clinic dan berlisensi legal dari NewsCred publisher network.